Minggu, 01 Juli 2018

Berkendara

Sekedar mengingatkan kembali bagi saudara2ku yg akan mudik saat Lebaran nanti dgn berkendaraan sendiri.

"MICROSLEEP"

Pernah kah anda mengalami situasi di mana anda sedang berkendara tiba-tiba terlelap?
Hanya seketika. Hanya beberapa detik.

Truk yang pada mulanya masih jauh jaraknya tiba tiba berada di depan mata.

MICROSLEEP adalah keadaan dimana badan 'tidur' sesaat. Segala input dari indera penglihatan dan pendengaran tidak dapat diproses otak. Durasi microsleep adalah antara 1 hingga 30 detik. Hal ini bisa terjadi walaupun mata masih terbuka. Seperti sebuah komputer, otak telah "shut down".

Pada kecepatan 70km/j, microsleep selama 3 detik menyebabkan kenderaan menyusur tanpa kendali sejauh 200 meter. Dalam jarak 200 meter, nyawa bisa melayang dalam sekejap mata. Bayangkan apa yang terjadi apabila kenderaan berada pada kecepatan 100 km/j.

Seringkali pengemudi menganggap dia kebal.
"Kecelakaan hanya terjadi kepada orang lain. Aku pandai bawa mobil dan Kondisi mobil pun bagus."

Keinginan untuk bersama keluarga tersayang yang terpisah buat sekian lama dijadikan motivasi untuk terus berkendara walaupun sudah terlalu mengantuk.

Ada juga yang berpendapat jika kenderaan dipacu kencang, akan mengantuk akan berkurang, akibat ada hormon 'adrenaline' yang meningkatkan upaya 'fight or flight'. (Fight or flight adalah sitiuasi dimana badan bersedia untuk menghadapi keadaan yang memberhayakan diri: lawan atau lari ). Adapula sebahagian orang berpendapat jalan yang berliku seperti kelok 44 dianggap bisa menghilangkan rasa kantuk karena pengendara lebih fokus pada belokannya.

Dua fakta di atas hanya mengundang bahaya.

Kesan 'fight or flight' hanya seketika saja. Sistem badan akan 'burn out' dan akhirnya bisa menyebabkan microsleep yang lebih lama.

Jadi, apa yang harus dilakukan?

🔺 BERHENTI.
🔺 PARKIR MOBIL DI TEMPAT YANG AMAN
🔺TIDUR.

Tak perlu tidur lama. Lima menit cukup.
Ulang setiap kali anda mula berasa mengantuk. Berhenti beristirahat setiap dua jam untuk berkendara jarak jauh.

Untuk penumpang yg duduk disamping Pak Sopir,  jadilah co-driver yang baik.  Cuba lakukan beberapa hal ini:
1. Ajak pengendara berbincang, utk mengurangi rasa bosan.
2. Perhatikan cara berkendara. Jika sudah mulai tidak ikut mengikut lajur, tegur Pak Sopir..
3. Sekali sekali lihat instrumen di dashboard,  Apakah berkendara terlalu cepat? Apakah ada lampu - lampu peringatan yang menyala? Jika ada, tegur.

Berhati hati di jalan raya

Jangan jadikan diri dan keluarga anda bahagian daripada statistik kecelakaan.

https://www.google.co.id/amp/s/beritagar.id/artikel-amp/gaya-hidup/waspadai-microsleep-saat-berkendara

Kamis, 31 Mei 2018

Kisah pengemis dan baju rosul

Alkisah suatu hari ada seorang pengemis mengetuk pintu rumah Rasulullah SAW...

Pengemis itu berkata: "saya pengemis ingin meminta sedekah dari Rasulullah."

Rasulullah bersabda: "Wahai Aisyah berikan baju itu kepada pengemis itu".

Sayyidah Aisyah pun melaksanakan perintah Nabi...

Dengan hati yang sangat gembira, pengemis itu menerima pemberian beliau, dan langsung pergi ke pasar serta berseru di keramaian orang di pasar:
"Siapa yang mau membeli baju Rasulullah? ".

Maka dengan cepat berkumpullah orang-orang, dan semua ingin membelinya.

Kemudian ada seorang kaya namun buta yang mendengar seruan tersebut, lalu menyuruh budaknya agar membelinya dengan harga berapapun yang diminta, dan ia berkata kepada budaknya:
“jika kamu berhasil mendapatkannya, maka kamu merdeka”.

Akhirnya budak itupun berhasil mendapatkannya. Kemudian diserahkanlah baju itu pada tuannya yang buta tadi.

Alangkah gembiranya si buta tersebut, dengan memegang baju Rasulullah itu, orang buta tersebut kemudian berdoa dan berkata:
“Yaa Rabb dengan hak Rasulullah dan berkat baju yg suci ini, kembalikanlah pandanganku... ".

Masyaa Allah...
dengan izin Allah, spontan orang tersebut dapat melihat kembali.

Keesokan harinya, iapun pergi menghadap Rasulullah dengan penuh gembira dan berkata: "Wahai Rasulullah... pandanganku sudah kembali dan aku kembalikan baju anda sebagai hadiah dariku... ".

Sebelumnya orang itu menceritakan kejadiannya sehingga Rasulullah pun tertawa hingga tampak gigi gerahamnya, padahal biasanya Rasulullah jarang sekali tertawa...

Kemudian Rasulullah bersabda kepada Sayyidah Aisyah: "Perhatikanlah baju itu wahai Aisyah, dengan izin dan berkahNya, ia telah mengkayakan orang yang miskin, menyembuhkan yang buta, memerdekakan budak dan kembali lagi kepada kita."

Masya Allah ...

Al-Imam as-Suyuti menyebutkan dalam salah satu kitabnya bahwa pahala shadaqah itu ada 5 macam:

أَنَّ ثَوَابَ الصَّدَقَةِ خَمْسَةُ أَنْوَاعٍ : وَاحِدَةٌ بِعَشْرَةٍ وَهِيَ عَلَى صَحِيْحِ الْجِسْمِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِيْنَ وَهِيَ عَلَى الْأَعْمَى وَالْمُبْتَلَى ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةٍ وَهِيَ عَلَى ذِي قَرَابَةٍ مُحْتَاجٍ ، وَوَاحِدَةٌ بِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى الْأَبَوَيْنِ ، وَوَاحِدَةٌ بِتِسْعِمِائَةِ أَلْفٍ وَهِيَ عَلَى عَالِمٍ أَوْ فَقِيْهٍ اهـ
(كتاب بغية المسترشدين)

" Sesungguhnya pahala bersedekah itu ada lima kategori :

1) Satu dibalas sepuluh (1:10) yaitu bersedekah kepada orang yang sehat jasmani.

2) Satu dibalas sembilan puluh (1:90) yaitu bersedekah terhadap orang buta, orang cacat atau tertimpa musibah, termasuk anak yatim dan piatu.

3) Satu dibalas sembilan ratus (1:900) yaitu bersedekah kepada kerabat yang sangat membutuhkan.

4) Satu dibalas seratus ribu (1: 100.000) yaitu sedekah kepada kedua orangtua.

5) Satu dibalas sembilan ratus ribu (1 : 900.000) yaitu bersedekah kepada orang yg alim atau ahli fiqih.

[Kitab Bughyatul Musytarsyidin].

Minggu, 29 April 2018

*Isi Teko & Isi Hati*

Bismillah
Assalamualaikum

Bangun yuk..

*Isi Teko & Isi Hati*

Saudaraku, pernah menuangkan air dengan teko?
Tentu isi di dalam teko akan sama dengan apa yang dikeluarkannya bukan?
Jika isi teko itu air teh maka yang keluar dari mulut teko air teh pula

Sahabat, begitu juga dengan hati manusia dan perbuatannya. Jika hatinya baik maka apa yang dikerjakannya baik pula, begitu juga sebaliknya

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda,

ُ أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْب

""Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati"
(HR.Bukhori no 52)

Di sini terkandung isyarat bahwa baiknya gerak-gerik seorang hamba dengan anggota tubuhnya, berikut menghindari hal-hal yang diharamkan, serta menjauhi hal-hal yang syubhat, sejalan dengan baiknya gerak-gerik hatinya

Jika hatinya baik, dimana tidak ada sesuatu pun padanya, kecuali kecintaan kepada Allah dan kecintaan kepada apa-apa yang dicintai Allah, juga rasa takut kepada Allah serta rasa takut akan terjatuh pada apa-apa yang Allah benci, maka gerak-gerik anggota tubuhnya semuanya juga akan menjadi baik, dan dari itu tumbuhlah sikap menjauhi hal-hal yang diharamkan tersebut, serta menjauhi hal-hal yang syubhat. Karena khawatir akan terjerumus ke dalam hal-hal yang diharamkan

Dan jika hatinya rusak, di mana hawa nafsu menguasainya, dan mencari apa-apa yang disenangi hawa nafsunya, sekalipun Allah membencinya, maka gerak-gerik hidup anggota tubuhnya semuanya pasti akan rusak, lalu menjalar kepada perbuatan-perbuatan maksiat serta hal-hal syubhat.Sejalan dengan kadar mengikuti hawa nafsu tersebut

Dan tidak ada kebaikan bagi hati hingga tertanam di dalamnya ma'rifatullah (mengenal Allah), pengagungan kepadaNya, kecintaan kepadaNya, pemulian terhadapNya, berharap kepadaNya dan bertawakal kepadaNya, dan hatinya penuh dengan semua itu.
Dan inilah hakikat tauhid, dan ini adalah makna La Ilaha Illallah (tidak ada Rabb yang berhak disembah kecuali Allah)

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah (Muhammad), “Jika kalian mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang
(QS.Ali Imran : 31)

Allah menjadikan tanda benarnya kecintaan hamba kepadaNya adalah mengikuti RasulNya. Ini menunjukkan bahwa kecintaan kepada Allah tidak akan terwujud, kecuali dengan ketaatan dan kesesuaian (ucapan dan tindakan)

Tahajjud yuk..

Senin, 19 Maret 2018

Mengenal Buya Hamka

Negeri Ini Dulu Dibangun Oleh Orang-Orang Yang Berjiwa Besar*

M Natsir, Yunan Nasution, dan Buya Hamka._                                                  

DIANGGAP melawan pemerintah (yang mungkin sebenarnya pemerintah waktu itu tak ingin mendapat kritikan yang cerdas), *M. Yamin* dan *Soekarno* berkolaborasi *menjatuhkan wibawa Buya Hamka* melalui headline  beberapa media cetak yang diasuh oleh *Pramoedya Ananta Toer.*

Berbulan-bulan Pramoedya menyerang Buya Hamka secara bertubi-tubi melalui tulisan di koran (media yang paling tren saat itu). _Allahu Akbar!_ *Sedikitpun Buya Hamka tak gentar.* Fokus Buya tak teralihkan. Beliau terlalu mencintai Allah dan saudara muslimya sehingga serangan yang mencoba untuk menyudutkan dirinya tak beliau hiraukan. Buya Hamka yakin jika kita menolong agama Allah, Allah pasti menolong kita. Pasti!

Buya Hamka terlalu kuat dan tak bisa dijatuhkan dengan *serangan pembunuhan karakter* melalui media cetak yang diasuh oleh Pram. Tak sungkan-sungkan lagi, *Soekarno* langsung menjebloskan ulama besar tersebut ke penjara *tanpa melewati persidangan.*

Seperti doa *Nabi Yusuf a.s.* ketika dipenjara: Yusuf berkata, *_“Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku dan jika tidak Engkau hindarkan dari padaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.”_* (QS. Yusuf: 33)

Saat itu, penjara jauh lebih baik bagi Buya Hamka, jauh lebih baik daripada menyerahkan kepatuhannya terhadap Allah kepada orang-orang yang hanya mengejar dunia.

*Dua tahun empat bulan* di dalam penjara tak beliau sia-siakan dengan bersedih. Buya Hamka justru bersyukur telah dipenjara oleh penguasa pada masa itu karena di dalam penjara tersebut beliau memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan cita-citanya, *merampungkan tafsir Al-Qur’an 30 juz,* yang sekarang lebih kita kenal dengan nama kitab *Tafsir Al-Azhar.*

*_Lalu bagaimana dengan ketiga tokoh tadi?_*

Ternyata Allah masih sayang kepada *Pramoedya,* *M. Yamin,* dan *Soekarno.* Karena apa yang telah dilakukan oleh ketiga tokoh bangsa tersebut terhadap Buya Hamka tak harus diselesaikan di akhirat. Allah telah mengizinkan permasalahan tersebut untuk diselesaikan di dunia saja.

Di usia senjanya, *Pramoedya* akhirnya *mengakui kesalahannya dimasa lalu dan dengan rendah hati bersedia meminta maaf kepada Buya Hamka.* *Pramoedya mengirim putri sulungnya kepada Buya Hamka untuk belajar agama dan men-syahadat-kan calon menantunya.*

Apakah Buya Hamka menolak? Tidak! Dengan lapang dada Buya Hamka mau mengajarkan ilmu agama kepada anak beserta calon menantu Pramoedya, *tanpa sedikitpun pernah mengungkit kesalahan yang pernah dilakukan oleh salah satu penulis terhebat yang pernah dimiliki Indonesia tersebut terhadap dirinya.* _Allahu Akbar!_ Begitu pemaafnya Buya Hamka.

Ketika *M. Yamin* sakit keras dan merasa takkan lama lagi berada di dunia ini, beliau meminta orang terdekatnya untuk memanggilkan Buya Hamka. Saat Buya Hamka telah berada di sampingya, *dengan kerendahan hati M. Yamin memohon maaf dengan meminta kepada Buya Hamka agar sudi mengantarkan jenazahnya untuk dikebumikan di kampung halaman yang telah lama tak dikunjungi Talawi.* Pada kesempatan nafas terakhirnya, *M. Yamin minta agar Buya sendiri yang menuntunnya untuk mengucapkan kalimat-kalimat tauhid.*

Apakah Buya Hamka menolak? Tidak! Buya Hamka menuluskan semua permintaan tersebut, Buya Hamka yang “menjaga” jenazah tokoh pemersatu bangsa tersebut sampai selesai dikebumikan dikampung halamannya sendiri.

Namun, lain hal dengan *Soekarno.* Buya Hamka justru sangat merindukan proklamator bangsa Indonesia tersebut. Buya Hamka ingin berterima kasih telah diberi “hadiah penjara” oleh Bung Karno, yang dengan hadiah tersebut Buya memiliki lebih banyak waktu untuk menyelesaikan tafsir Al-Azharnya yang terkenal, dengan hadiah tersebut perjalanan ujian hidup Buya menjadi semakin berliku, tetapi indah. Buya Hamka ingin berterima kasih untuk itu semua.

Lalu kemana Soekarno? Kemana teman seperjuangannya dalam memerdekakan bangsa ini menghilang? Dalam hati Buya Hamka sangat rindu ingin bertemu lagi dengan “singa podium” tersebut. Tak ada marah, tak ada dendam, hanya satu kata, “rindu”.

Hari itu *16 Juni 1970,* _ajudan presiden Soeharto_ datang kerumah Buya membawa secarik kertas, kertas yang tak biasa, kertas yang bertuliskan kalimat pendek namun membawa kebahagian yang besar ke dada sang ulama besar. Pesan tersebut dari *Soekarno,* orang yang belakangan sangat beliau rindukan. Dengan seksama Buya Hamka membaca pesan tersebut:

*_“Bila aku mati kelak, minta kesediaan Hamka untuk menjadi imam shalat jenazahku

Jangan berfikir jadi teknisi, jadilah programer

MOTIFASI PAGI.
.
.
Anda jangan berfikir mau jadi TEKNISI , berfikirlah anda menjadi seorang desainer program, desainer electrical, desainer elektronika, programmer, programmer plc, dll.  kalau anda berfikir menjadi TEKNISI , anda hanya bisa bongkar pasang alat maupun kabel saja, tanpa bisa mendesain suatu program, maupun sebuah system, untuk bisa malakukan itu semua dibutuhkan belajar, belajar bisa dari mana saja.
.
TEKNISI adalah satu level diatas HELPER, berusahalah anda bisa menciptakan suatu system, menciptakan sebuah ide/ karya .
.
Dinegara manapun kalau anda bisa memprogram atau bisa mendesain suatu system , anda sudah dianggap memiliki SKILL, dengan skill tersebut anda akan dihormati banyak orang dan perusahaan, dengan begitu secara otomatis, anda akan mendapatkan gaji yg lumayan jauh diatas gaji seorang teknisi, bisa lipat empat maupun enam kali lebih besar.
.
Seorang TEKNISI hanya diperbolehkan untuk membongkar maupun memasang sebuah alat untuk merepair, seorang teknisi tidak diperbolehkan untuk merubah suatu program maupun system, itu sudah aturan baku di semua perusahaan di negara manapun.
.
Maka dari itu rekan rekan di group ini, mari kita bisa belajar untuk bisa minimal bisa membuat program PLC, belajar membuat desain suatu alat, belajar tidak harus dari sekolah yg tinggi, belajarlah dari manapun.
.
Terima kasih telah membaca
Semoga anda termotifasi untuk belajar
.
.
TTD

Master Mas Kaji Baheng

Kisah Lukman

Masyaallah, Inilah Kisah Lukman Yang Abadi, Bikin Takjub!

owl.opera.com Wednesday, March 14, 2018 11:15

Luqman Al-Hakim, adalah nama yang sudah tidak asing lagi bagi umat Islam. Kita telah mendengar namanya dan beberapa nasihat baiknya, belum lagi peribahasa yang terkenal. Tahukah kamu bahwa ada satu surah yang didedikasikan untuk hamba Allah yang mulia ini, di dalam Alquran? Dan ternyata ia bahkan bukan seorang nabi!

Ia adalah seorang pria biasa dengan kualitas yang tidak biasa. Luqman yang telah diberi penghormatan oleh Allah SWT atas kebijaksanaan yang ia miliki. Karena itulah, namanya telah tercantum selamanya dalam Quran. Hingga berabad-abad kemudian kita masih mengenalnya, dan begitu juga generasi lain pada abad berikutnya setelah kita sampai pada akhir waktu. Subhanallah

Tapi siapa ia dan mengapa ia begitu terkenal? Apa nasihat terkenal yang ia berikan pada anaknya?

Dilansir dari semanticscholar.org, Luqman al-Hakim bukanlah nama sebenarnya. Namanya digabungkan dengan al-Hakim, yang berarti bijak. Luqman al-Hakim adalah simbol kebijaksanaan. Nama aslinya Luqman Ibn 'Anqa Ibnu Sadun. Beberapa sumber mengatakan bahwa nama lengkapnya adalah Luqman Ibn A'ura ibn Tarikh Tarikh adalah nama lain untuk Azar, fatheh dari Abraham.

Menurut pendapat al-Alusi, mayoritas ulama mengatakan, Luqman hidup di zaman Daud. Namun pendapat Al-Alusi masih diperdebatkan untuk mengetahui apakah Luqman adalah budak atau orang merdeka. Sedangkan, mayoritas ulama mengatakan ia adalah seorang budak. Ibnu Qutaiba berkata: "Luqman adalah seorang budak dari wilayah Ethiopia, milik seorang pria Bani Israel Lalu terjadilah emansipasi budak dan dia diberi kekayaan."

Luqman adalah orang yang berasal dari salah satu suku kulit hitam, seperti halnya Bilal dan Mujah. Ia memiliki dua bibir tebal dengan kedua kakinya lebar. Ia bertubuh pendek dan tidak berhidung tajam dan berasal dari Naubah berkulit hitam dan memiliki bibir tebal. Ciri-ciri ini sesuai dengan fisik orang-orang Afrika.

Dunia Islam mengenal Luqman dengan sepulu petuah bijaknya dalam Alquran seperti dilansir dari islamreligion.com. Nasihat yang berlaku sampai sekarang dan bisa diikuti dan digunakan oleh orang tua mana pun yang ingin membesarkan anak dalam cahaya Islam. Dikatakan bahwa jika semua orang tua menerapkan saran Luqman maka tidak perlu khawatir dengan nasib anak-anak di akhirat, karena mereka telah menunjukkan jalan menuju ke surga. Dalam beberapa ayat singkat Alquran berisi saran Luqman kepada anaknya sebagai kunci sukses dalam kehidupan saat ini dan pada hari kiamat.

Saran Luqman tentang apa yang harus dan tidak harus diberikan oleh oarng tua kepada anak sangat penting. Dihari pembalasan nanti akan mengerikan jika sampai anak kita mengatakan, "Tapi orang tuaku tidak pernah mengajarkan Islam kepadaku." Luqman memilih kata-kata yang tepat untuk mengajarkan kepada anaknya tentang keesaan Allah.

Karena itu marilah kita telisik lagi apakah yang kita ajarkan kepada anak kita sudah seperti apa yang Luqman atau para nabi ajarkan kepada anak mereka. Saling menghargai merupakan hal yang paling utama dalam keluarga. Tidak ada satu manusia pun yang suka diperintah oleh orang lain, maka berbicalah dengan cara yang lembut dan tidak menggurui seperti apa yang dilakukan oleh Luqman.

Ayat Alquran yang berbicara tentang Luqman dan nasihatnya seperti dilansir dari prezi.com berisi kebijaksanaan Luqman.

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” ( Q.S Luqman ayat 13)

Dalam surah Luqman ayat 12-19 berisi tentang Luqman Al Hakim sebagai seorang yang mampu menahan diri, pemikir, dan memiliki kebijaksanaan yang dalam. Ia sangat fasih dan berpengalaman dalam mencari hikmah kehidupan. Ia tidak meratap atau menangis saat semua anaknya meninggal. Luqman juga sering menjadi pemimpin dan menjadi penengah antara orang-orang yang berselisih. Tidak ada yang pernah melihatnya melakukan hal sia-sia atau tertawa terbahak-bahak. Ia tidak pernah tidur di siang hari, selalu bekerja keras untuk keluarga dan mencari ilmu.

Wallahualam bishawab.

*Rohmah AS*

Minggu, 18 Maret 2018

KAMU KERAS APA CERDAS?

KAMU KERAS APA CERDAS?

Apanya mas? Kerjanyaaaa...!
Ada sebuah anggapan dari dulu, kerja keras sekerasss-kerasnya agar rejekimu banyak! Banting tulang siang malam agar duitnya ngumpul! Bener begitu? Gak ada salahnya sih selama rejekinya dari sumber yang halal..

Namun sekarang ada istilah kerja cerdas, sama kerjanya tapi beda manajemennya.. hingga hasilnya juga beda! Biar gampang saya kasih ilustrasi kayak gini..

Si Paijo buka warung makan, dia memang jago masak. Setiap hari dia belanja ke pasar, buka warung hingga malam hari. Dibantu 4 karyawannya dia jualan, dia sendiri yang melayani. Bahkan urusan duit kasirpun dia juga yang pegang. Warungnya makin rame. Paijo makin semangat, 20 jam sehari waktunya habis di warung, semangat terus ngumpulkan uang. Karena itu warungnya dia sendiri 100% hasilnya untuk dia. Dalam sebulan dia nyaris gak ada libur, pagi hari pelanggan sudah menunggu hingga malam menjelang. Kalau ditanya jawabnya begini.

“Jo.. warungmu rame ya! Uangmu banyak sekarang. Kapan liburan Jo? Jangan kerja terus Joo...”

“Alhamdulillah... rejeki ada terus, gimana mau liburan ya. Warung ini harus aku urusi, pelanggan sudah terlanjur suka masakanku. Kalau aku libur warung tutup dong, gak bisa menghasilkan uang. Sayang kan..”

“Waduh gitu ya Jo.. kalau kamu sakit terus gimana Jo?”

“Ya terpaksa tutup warungnya.. pernah dua hari aku masuk angin meriang, ya terpaksa warung tutup deh!”

Mmmm... begitu ya?

Beda dengan cara bisnisnya, si Panjul yang gak bisa masak tapi pengen punya warung makan. Panjul mencari koki tukang masak yang mau diajak kerjasama. Dia bilang begini ke kokinya..

“Kamu kerja disini, bikin masakan yang enak agar pelanggan puas. Saya yang ngurus promosi dan pelayanan. Nah kamu saya kasih 10% dari keuntungan kita tiap bulan, diluar gaji UMR yang saya berikan. Semakin enak masakanmu, pelanggan suka, warung makin ramai, omzet makin banyak, maka bonus untukmu juga makin banyak.. setuju?”

Jelas si koki mau lah.. dia sudah membayangkan, dapat tambahan uang diluar gajinya. Panjul gak serakah, dia serahkan urusan masak pada ahlinya, agar dia bisa mengurus lainnya. Dalam perjalanannya Panjul menunjuk superviser yang bertanggungjawab di pelayanan, dia tinggal mengontrol saja.

Waktu Panjul banyak tersisa, dia gunakan untuk membuka cabang kedua, dibuat sistem yang sama. Kokinya senang, superviser juga dalam pantauan tiap hari memberikan laporan.

“Njul.. berapa banyak warungmu sekarang?”

“Alhamdulillah sudah ada 5 cabang mas.. semua terpantau online di HP saya, semua bekerja dengan sistem yang saya buat. Pakai WA dan CCTV saya pantau semua cabang, Kokinya juga senang dapat penghasilan tambahan. Saya bisa libur kapan saja, warung tetap buka walaupun saya pergi kemana.. tiap bulan keuntungan masuk ke kantong saya. Saya tetap bisa fokus ke pengembangan usaha...”

Sudah bisa membayangkan mana yang bekerja lebih cerdas?
Kamu gak bisa jadi wanmensow! Apa-apa kerjain sendiri.. adalah pusing bin mumet! Serahkan pada ahlinya, berbagi hasil dengannya, agar potensi yang ada dalam dirimu tidak mentok tersita ngurusin masalah teknis saja..

Kalau usaha sudah jalan rejeki berkelimpahan, jangan lupa anak yatim dan duafa kamu kasih makan..
Karena itulah bekal sesungguhnya nanti di alam keabadian...