Rabu, 11 Oktober 2017

Berbagi info

Wikipedia - Jumlah Indomaret sampai awal tahun 2016 di Indonesia 12.100, kalau satu transaksi saja ambil rata-rata *100 rupiah* tidak ada kembalian, kemudian dibiarkan begitu saja, maka 12.100 x 100 = *1.210.000,- rupiah* ini baru 1x transaksi, katakan per 5 menit 1000 x transaksi se Indonesia maka, perjamnya  = 1000 x 12 x Rp.100 x 12.100

Indomaret = *Rp.14.520.000.000,-*/jam

Wooow... jadi mudah sekali kan bagi *Hari Tanoe,...*

Ayo mulai skrg belanja di pasar tradisional..... MENGINGATKAN LAGI !!! INDOMARET & ALFAMART MILIK 9 NAGA JUGA, MAKA DIHIMBAU UTK ORG MUSLIM UTK BOIKOT MEREKA DAN ALIHKAN KE TIPTOP ATAU WARUNG2 MUSLIM LAINNYA.

*HATI-HATI !!!*

*PENGEMIS MODERN !!!*

■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■■

Info dari teman;

Habis baca langsung klik BAGIKAN/ SHARE ya... !!! Biar temen kita tau juga dan tidak tertipu juga.

~» Kemaren saya belanja di Indomart, trus abis bayar, kasirnya tanya secara otomatis (sesuai prosedur standarnya), apa sisa kembalian uang receh mau disumbangkan ke badan sosial?

Teman saya jawab YA, karena dia pikir cuman recehan....

Tapi dia iseng becanda tanya, sumbang ke mana mbak, ke gereja yah ???

Dijawab IYA (!!!!).

Lho yang bener aja, ke badan sosial apa?

*GKI (Gereja Kristen Indonedia)* katanya.

KURANG AJAR, teman saya bilang saya ISLAM. Balikin recehan saya tadi.

Coba kalian bayangin, berapa Milyar gereja per bulan dapat dari ribuan Indomart (mungkin super/ mini market lain).

Saya yakin banyak yang tdk tahu hal ini karena tidak DETAIL nanya atau kasir tdk kasih tahu (bisa jd hanya bosnya
yg tahu).

Jadi kasih tahu yg lain biar hati2...!

*~» Penting diketahui :*

Indomaret walaupun franchise milik perorangan, ternyata tetap membuat aturan pusat, dan pusatnya tetap milik *Hary Tanoe* ketua Partai Perindo yg modalnya dari George Soros....

Tiap minggu pagi, kebaktian di MNC Tower.

Info dari jurnalist SINDO (muslim).

Ini namaya penipuan.
Anehnya mereka mancela para peminta sumbangan (utk masjid) yg biasa mangkal di jalan raya,
namun mereka tanpa malu2 menipu konsumen muslim dengan cara2 yang keji.

Mari sebarkan info ini kesemua saudara2 muslim, karena semua yang kita sumbang utk musuh2 ALLOH akan diminta pertanggung jawaban nanti.

Berita ini harus disebarkan supaya umat Islam lebih berhati-hati, jangan sampe ikut andil....k

Jangan sampai jadi senjata makan tuan.

Ingin tau Berita tentang Kedekatan Hary Tanoe dan Soros baca saja Beritanya Oleh Aktivis anti Pemurtadan dan Aliran Sesat Al Ustadz Abu fayadh Muhammad Faisal Al-Jawy AlBantani Hafidzhahuloh yakni:
1. http://m.hidayatullah.com/artikel/ghazwul-fikr/read/2013/09/08/6288/mengintip-kedekatan-george-soros-hary-tanoe.html
2. https://www.nahimunkar.com/dibalik-kedekatan-george-soros-hary-tanoe/
3. https://www.nahimunkar.com/zionis-laknatulloh-di-balik-bisnis-mnc/

Catatan: info ini bukan sara apalagi rasis ya ini Valid InsyaAlloh

Langsung BAGIKAN/SHARE ya !!! Agar kita gak ketipu lagi :)

Selasa, 10 Oktober 2017

Motivasi bisnis

*MENOLAK KALAH*
*MENOLAK GAGAL*

Pada awalnya dijaman dulu,para nelayan jepang untuk mendapatkan ikan, mereka berangkat ke lautan jauh agar mendapat banyak ikan... perjalanannya membutuhman 2-3 hari untuk sampai di tempat ideal untuk menangkap ikan. Setelah mendapatkan banyak tangkapan, ikan ikan di bawa pulang...namun....

Sayangnya sesampai dipasar..ikan ikan tangkapannya telah mati..sedangkan orang di jepang tidak suka makan ikan sudah mati dan tidak segar...

Lalu nelayan2 berfikir cara lain, dan menemukan cara dengan membawa freezer didalam kapal mereka, dimana setiap ikan yang didapat dimasukkan kedalam freezer agar membeku. Sesampai di pasar, ternyata orang2 di jepang juga umumnya bisa membedakan mana ikan segar dan mana ikan yang sudah lama mati.

Kembali lagi berfikir para nelayan, bagaimaa cara agar ikan yang diperoleh tidak mati,masih segar dan disukai pembeli. Hingga mereka menemukan cara dengan membawa tong berisi air asin didalam kapalnya. Setiap ikan tangkapan dimasukkan kedalam tong tadi, dan dibawa ke pasar.

Sesampai di pasar, ikan ikan di dalam tong masih hidup.. Namun dalam keadaan lemas. Ikan ikan tak terbiasa hidup dalam tong yang sempit,tidak seperti lautan yang luas. Dan pada akhirnya, pembeli orang orang jepang pun tak suka ikan yang lemas, tidak segar.

Hingga akhirnya setelah berfikir banyak cara, sampailah pada cara terakhir. Dimana para nelayan membawa tong besar didalam kapal penangkap ikan mereka, namun kali ini berbeda, didalam tong di isi selain air laut juga 2 ekor anak ikan hiu. Dimana hiu biasanya memakan 4-5 ekor ikan per hari, dalam perjalanan pulang ke darat yang berjarak 2 hari, kedua anak hiu bisa menghabiskan 20 ekor ikan tangkapan.

Setiap ikan yang di tangkap nelayan, dimasukkan ke dalam tong. Dan setelah penuh tong nya, kemudian para nelayan kembali ke daratan dan seperti biasanya, mereka langsung mengantarkan ikan ikan tangkapannya ke pasar.

Sesampai di pasar, alhasil... Ikan hasil tangkapan nelayan disukai pembeli, ikan nya masih hidup dan juga segar juga lincah. tidak lemas apalagi mati. Orang2 jepang menyukai ikan segar.:-)

Bagaimana bisa? Rupanya, Selama didalam tong, ikan ikan hasil tangkapan selalu berlomba agar tidak dimakan oleh hiu yang berada bersama mereka didalam satu tong, berlomba untuk bertahan dan mempertahankan hidup...

Kita diibaratkan sebagai ikan ikan hasil tangkapan didalam tong, dan masalah masalah yang kita hadapi diumpamakan adalah ikan hiu yang siap memakan kita. Masalah masalah yang ada, membuat kita mempunyai alasan untuk hidup, menjadi semangat untuk berusaha,dan memberikan motivasi agar tidak dimangsa hiu (masalah).

Begitu pula kita belajar dari Nelayan jepang, mereka tidak menyerah dengan masalah yang ada, mereka mengajarkan tentang prinsip menolak kalah,  menolak gagal.  masalah yang datang membuat mereka tidak berhenti berfikir dan mencoba hal lain agar dapat menyelesaikan masalah.

Seperti itu juga kehidupan dan bisnis,  akan selalu ada tantangan dan masalah, namun kita harus yakin bahwa, orang orang yang sukses adalah mereka yang menemukan masalah dalam pekerjaan atau hidupnya, lebih dulu daripada orang lain.

*Selalu semangat*

Kamis, 05 Oktober 2017

JANGAN MERAGUKAN JANJI ALLOH

*Al-Hikam Pasal 7*

_Cahaya Basirah dan Cahaya Sirr_

*“JANGAN MERAGUKAN JANJI ALLAH”*

لاَ يـُشَـكِّكَــنَّكَ فيِ الْـوَعْدِ عَدَمُ وُقُــوْعِ الْـمَـوْعُـوْدِ ، وَ إِنْ تَـعَـيَّنِ زَمَنُهُ ؛ لِئَـلاَّ يـَكُوْنَ ذَ لِكَ قَدْحًـا فيِ بَـصِيْرَ تِـكَ ، وَ إِخْمَـادً ا لِـنُورِ سَرِ يـْرَ تِـكَ

 

_"Janganlah karena tiadanya pemenuhan atas apa-apa yang dijanjikan, padahal telah jatuh waktunya, membuatmu ragu terhadap janji-Nya; agar yang demikian itu tidak menyebabkan bashirah-mu buram dan cahaya sirr-mu padam!"_

 

*Syarah*

```Dalam Al-Quran, ada sebuah hikmah dari kisah Nabi Ibrahim a.s. dan istrinya Siti Sarah.

Ibrahim a.s. senantiasa berdoa agar dikaruniai keturunan, sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an Surah Ash-Shaaffaat [37]: 100: “Rabbii hablii minash-shaalihiin.” Tatkala datang dua malaikat yang memberi kabar gembira akan lahirnya Ishaq a.s., Siti Sarah digambarkan “tersenyum keheranan” (Q.S. Huud [11]: 72-73 ), atau “memekik” (Q.S. Adz Dzaariyaat [51]: 29). 

قَالَتْ يَا وَيْلَتَىٰ أَأَلِدُ وَأَنَا عَجُوزٌ وَهَـٰذَا بَعْلِي شَيْخًا ۖ إِنَّ هَـٰذَا لَشَيْءٌ عَجِيبٌ

قَالُوا أَتَعْجَبِينَ مِنْ أَمْرِ‌ اللَّـهِ ۖ رَ‌حْمَتُ اللَّـهِ وَبَرَ‌كَاتُهُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ ۚ إِنَّهُ حَمِيدٌ مَّجِيدٌ

Istrinya berkata: "Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula? Sesungguhnya ini benar-benar sesuatu yang sangat aneh." Para malaikat itu berkata: "Apakah kamu merasa heran tentang ketetapan Allah? (Itu adalah) rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, hai ahlul-bait! Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah." – Q.S. Huud [11]: 72-73

 

Demikian halnya Ibrahim a.s. berkata:

قَالَ أَبَشَّرْ‌تُمُونِي عَلَىٰ أَن مَّسَّنِيَ الْكِبَرُ‌ فَبِمَ تُبَشِّرُ‌ونَ

قَالُوا بَشَّرْ‌نَاكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُن مِّنَ الْقَانِطِينَ

Berkata Ibrahim: "Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kamu kabarkan ini?" Mereka menjawab: "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa." Ibrahim berkata: "(Tidak ada) orang yang berputus-asa dari rahmat-Nya, kecuali orang-orang yang sesat." – Q.S. Al-Hijr [15]: 54-55

 

Keraguan kita akan janji Allah, sesungguhnya adalah tanda dari kelemahan tauhid, sehingga membuat bashirahmenjadi buram dan cahaya sirr (rahasia-rahasia) menjadi padam. Keraguan adalah sesuatu yang berbahaya dalam jalan suluk. Dalam kisah Siti Hajar, hal tersebut telah membuat kelahiran Ishaq a.s. tertunda sebagai sebuah hukuman karena bersitan keraguan akan janji Allah.

Mengenai bashirah, seperti telah dibahas dalam pasal-pasal sebelumnya (lihat Al-Hikam Pasal 5), adalah cahaya untuk melihat Al-Haqq pada segenap ufuk alam semesta. Adapun cahaya sirr merupakan cahaya yang akan menampakan jati diri setiap insan. Rahasia tentang hakikat diri kita, qadha dan qadar, misi hidup, hanya bisa ditampakkan dengan cahaya sirr Allah.

 

Manusia sebagai hamba tidak mengetahui kapankah Alloh akan menurunkan karunia dan rahmat-Nya, sehingga manusia jika melihat tanda-tanda ia menduga, mungkin telah tiba saatnya, padahal bagi Alloh belum memenuhi semua syarat yang dikehendaki-Nya, maka bila tidak terjadi apa yang telah diduganya, hendaknya tidak ada keraguan terhadap kebenaran janji Alloh subhanahu wata'ala.

 Sebagaimana yang terjadi dalam Sulhul [perdamaian] Hudaibiyah, ketika Rasululloh shallalloahu 'alaihi wasallam, menceritakan mimpinya kepada sahabatnya, sehingga mereka mengira bahwa pada tahun itu mereka akan dapat masuk ke kota Makkah dan melaksanakan ibadah umroh dengan aman dan sejahtera [mimpi Rasululloh saw. yang tersebut dalam surah al-Fath].

 Alloh berfirman: "Sungguh Alloh akan membuktikan kepada Rosul-Nya tentang kebenaran mimpinya bahwa kamu pasti memasuki Masjidil Haram, jika Alloh menghendaki dalam keadaan aman, dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya, sedang kamu merasa takut. Maka Alloh mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, dan selain itu Dia telah memberikan kemenangan yang dekat." [QS. al-Fath 27].

Sehingga ketika gagal tujuan umroh karena di tolak oleh bangsa Quraisy dan terjadi penanda tanganan perjanjian Sulhul [perdamaian] Hudaibiyah, yang oleh Umar dan sahabat-sahabat lainnya dianggap sangat mengecewakan,

maka ketika Umar ra. mengajukan beberapa pertanyaan, dijawab oleh Nabi saw: Aku hamba Alloh dan utusan-Nya dan Alloh tidak akan mengabaikan aku.

Firman Alloh: "(Dalam menghadapi ujian dari Alloh) Sehingga Rosul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, Kapankah datang pertolongan Alloh? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Alloh itu dekat." [QS. al-Baqoroh 214].```

RIZKI

🏞 *REZEKI…*

✏Oleh : Ustadz Zainal Abidin bin Syamsuddin Lc,  حفظه الله تعالى

Yang kerja keras belum tentu mendapat banyak.
Yang kerja sedikit belum tentu mendapat sedikit.

Karena sesungguhnya sifat Rezeki adalah mengejar, bukan dikejar.
Rezeki akan mendatangi, bahkan akan mengejar, hanya kepada orang yang pantas didatangi….

Maka, pantaskan dan patutkan diri untuk pantas di datangi, atau bahkan dikejar rezeki. Inilah hakikat ikhtiar…

Setiap dari kita telah ditetapkan rezekinya sendiri-sendiri.

Karena ikhtiar adalah kuasa manusia, namun rezeki adalah kuasa Allah Azza Wajalla.
Dan manusia tidak akan dimatikan, hingga ketetapan rezekinya telah ia terima, seluruhnya.

Ada yang diluaskan rezekinya dalam bentuk harta,
Ada yang diluaskan dalam bentuk kesehatan,
Ada yang diluaskan dalam bentuk ketenangan, keamanan,
Ada yang diluaskan dalam kemudahan menerima ilmu,
Ada yang diluaskan dalam bentuk keluarga dan anak keturunan yang shalih,
Ada yang dimudahkan dalam amalan dan ibadahnya…
Dan yang paling indah, adalah diteguhkan dalam hidayah Islam…

Hakikat Rezeki bukanlah hanya harta, rezeki adalah seluruh rahmat Allah Ta’ala…

*Adapun 8 JENIS REZEKI DARI ALLAH TA’ALA*

*1. Rezeki Yang Telah Dijamin.*

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya.” (Surah Hud : 6).

*2.  Rezeki Karena Usaha.*

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى

“Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya.” (Surah An-Najm : 39).

*3. Rezeki Karena Bersyukur.*

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.” (Surah Ibrahim : 7).

*4. Rezeki Tak Terduga.*

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberi nya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (Surah At-Thalaq : 2-3).

*5. Rezeki Karena Istighfar.*

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا

“Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.” (Surah Nuh : 10-11).

*6. Rezeki Karena Menikah.*

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ

“Dan nikahkanlah orang-orang yg masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka Allah akan memberikan ke- cukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya.” (Surah An-Nur : 32).

*7. Rezeki Karena Anak.*

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.” (Surah Al-Israa’ : 31).

*8. Rezeki Karena Sedekah*

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً

“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.” (Surah Al-Baqarah : 245).

***🍃🌸🍃***

TIANG AGAMA

TIANG AGAMA

Dari Abu Umamah Al Bahili, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيُنْقَضَنَّ عُرَى الإِسْلاَمِ عُرْوَةً عُرْوَةً فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِى تَلِيهَا وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضاً الْحُكْمُ وَآخِرُهُنَّ الصَّلاَةُ

*_“Tali ikatan Islam akan putus seutas demi seutas. Setiap kali terputus, manusia bergantung pada tali berikutnya. Yang paling awal terputus adalah hukumnya, dan yang terakhir adalah shalat.”_* (HR. Ahmad 5: 251. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid)

*Hadits ini jelas menyatakan bahwa ketika tali Islam yang pertama sudah putus dalam diri seseorang, yaitu ia tidak berhukum pada hukum Islam, ia masih bisa disebut Islam. Di sini Nabi tidak mengatakan bahwa ketika tali pertama putus, maka kafirlah ia. Bahkan masih ada tali-tali yang lain hingga yang terakhir adalah shalatnya. Selama shalat masih ditunaikan maka Islam masih melekat pada diri seseorang. Benteng terakhir pada diri seseorang adalah shalat. Bahkan indikator pembeda antara muslim dan kekafiran adalah shalat.*

Shalat adalah tiang Islam. Islam seseorang tidaklah tegak kecuali dengan shalat.
Dalam hadits Mu’adz disebutkan,

رَأْسُ الأَمْرِ الإِسْلاَمُ وَعَمُودُهُ الصَّلاَةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ

“Pokok perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncak perkaranya adalah jihad”
(HR. Tirmidzi no. 2616. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Bangunan tanpa tiang tidak mungkin bertahan lama,, peluang cepat roboh tinggi sekali.
Demikian pula dengan bangunan keberagamaan. Nabi Muhammad SAW menegaskan  bahwa shalat adalah tiang dalam bangunan keberagamaan.
Pesan hadits tersebut adalah
1. Shalat adalah pokok dan pangkal segala urusan dalam Islam
2. Tidak ada kebaikan sama sekali berislam dengan meninggalkan shalat
3. Buhul ikatan terakhir seseorang masih dianggap seorang muslim bila masih menunaikan shalat
4. Berhukum dengan Islam, dan berjuang mempertahankan Islam merupakan amalan utama dan keduanya bisa diraih dengan menegakkan shalat. Tidak mungkin mushali memilih hukum Thaghut dan meninggalkan jihad.
5. Kebahagiaan seseorang bisa dicapai salah satunya melalui shalat yang dipelihara dengan berjamaah di masjid dan shalat yang dilakukan dengan khusu.

Ayat yang berkaitan dengan tema hadits di atas adalah

Allah Ta’ala berfirman,

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2) وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (3) وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ (4) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (5) إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (6) فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ (7) وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (8) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (9)
*_“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna, dan orang-orang yang menunaikan zakat, dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki;   maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.”_* (QS. Al Mu’minun: 1-9).

Kematian

*Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji'uun* . . . .

Telah meninggal dunia
N a m a : . . .
Bin         :.....
Umur     : . . .
Alamat  :......
Akan dimakamkan di : . . . . . .

🕙Entah esok, lusa, atau kapan saja namamu dan namaku
akan mengisi ....... di atas👆

Maka, perbaikilah amal dan ibadah kita . .
Isi sisa umur kita dengan se-baik²nya..

🕖Kematian tidak menanti taubatmu...
Istiqomahlah..!!!

Pergaulilah manusia dengan ucapan, sikap dan akhlak yg mulia . .

Drama.   : 90 menit bs di tonton
Sinetron : 60 menit bs di hayati
Film.       : 120 menit bs di hafal
Lihat Sepakbola 45+45=90+5 menit ,bs di nikmati dan semangatnya...
Sholat hanya 5 menit,bs kah ?

Neraka sepanjang masa . . .
Syurga sepanjang masa . . .
Hendaklah kita bisa merenungi .... !!!

Teman di BBM mungkin ratusan orang . .
Teman di WA Ratusan orang
Teman di facebook mungkin ribuan orang..
Dan Tetangga di komplek,di perkampungan,di kantor puluhan orang ....

Namun . .
Ketika kita mati . .
Kita di kubur sendiri . .
Tak ada lampu maupun AC,Inilah realita kehidupan . .

Ternyata yg bermanfaat
hanyalah amal baik dan sholatmu . . !!!

Jika Al-Qur'anmu berdebu . .
menangislah ... Dan usaplah !!!

Karena barang siapa meninggalkan membaca Al-Qur'an 3 hari ber-turut² . .
dia telah dianggap mengabaikan Al-Qur'an..

Jenazah demi jenazah . . .
Kematian demi kematian . . .
Berita duka bagaikan kilatan petir .....

Si Fulan tertabrak mobil .....
Yg lain karena sakit ......
Yg lain lagi jatuh ketika jalan pagi .....
Yg lain ketika sedang tidur .....

Kita memakamkannya di bawah tanah .....
Pasti .....
Akan tiba waktuku dan waktumu .....

Maka siapkanlah bekal
untuk perjalanan,
yg tak akan kembali lagi .....

Jangan menunda2 utk taubat ......
Jangan beralasan masih muda . .
Di pemakaman tdk tertulis "khusus orang tua" atw "anak muda-mudi"

Hidup di dunia ini "hanya" 3 hari .......

Hari kemarin :
Sudah kita lalui dan tdk akan kembali lg ......

Hari ini :
Sedang kita jalani dan tdk akan abadi ......

Hari esok :
Kita tdk pernah tahu yg akan terjadi esok, bisa jadi kita sudah mati . .

Maka maafkan . .
Relakan dengan tulus dan ikhlas . .
(Saya), (anda), (mereka)
Pasti mati . . pasti pergi . .

▬► Ya Allah,
Kami memohon kepada-Mu akhir kehidupan yg husnul khotimah . .
Aamiin Yaa Robbal 'Aalamiin.  

🍏 Semoga menjadi hari yang berkah..
dan kita bisa kirim wasiat ini untuk ingatkan saudara kita....


Indahnya kita berbagiiii....

Bagikanlah ini skrg jg,tak usah malu atw gengsi.bila anda ingin mendapatkan pahalanya,sebarkanlah ini atw pahala ini engkau sengaja membiarkannya begitu saja di dpn mata......???

Maka segeralah anda bagikan berita ini ke tmn2,sdr2,kerabat,sahabat2mu....
Klo bkn dr kita yg menyebarkan berita ini.siapa lg....?

Semoga bermanfaat utk kita semua.......

Minggu, 01 Oktober 2017

SIROH NABI MUHAMMAD

🌼 *Sirah Nabi 2 - Sirah Nabi ﷺ Adalah Mukjizat*

Alhamdulillah…

*_Wahai Kaum Muslimin yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, "Sesungguhnya sirah (perjalanan hidup) Muhammad ﷺ bagi siapa yang menelaah dan menghayatinya, akan mengharuskannya untuk membenarkan Nabi dan bersaksi bahwa beliau adalah benar-benar utusan Allah. Seandainya tidak ada mukjizat Nabi selain sirah beliau maka itu sudah cukup"_*

*Sirah Nabi 2 - Sirah Nabi ﷺ Adalah Mukjizat*


*Imām Ibnu Hazm rahimahullāh dalam buku beliau yang berjudul al-Fishal fi al-Milal wa al-Ahwa’ wa an-Nihal* , beliau berkata :

فَإِن سيرة مُحَمَّد صلى الله عَلَيْهِ وَسلم لمن تدبرها تَقْتَضِي تَصْدِيقه ضَرُورَة وَتشهد لَهُ بِأَنَّهُ رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم حَقًا فَلَو لم تكن لَهُ معْجزَة غير سيرته صلى الله عَلَيْهِ وَسلم لكفى

*_"Sesungguhnya sirah (perjalanan hidup) Muhammad ﷺ bagi siapa yang menelaah dan menghayatinya, akan mengharuskannya untuk membenarkan Nabi dan bersaksi bahwa beliau adalah benar-benar utusan Allah. Seandainya tidak ada mukjizat Nabi selain sirah beliau maka itu sudah cukup"_*(al-Fishal fi al-Milal wa al-Ahwa’ wa an-Nihal 2/73)

Beliau menjelaskan bahwa *"Barangsiapa yang membaca sirah Nabi ﷺ dari awal sampai akhir (bagaimana akhlaq dan sikap Beliau) dengan penuh penghayatan, maka dia akan masuk Islam."*

Bahkan Imam Ibnu Hazm sampai-sampai menegaskan : *"Kalau seandainya mukjizat Nabi ﷺ tidak ada kecuali hanya sirahnya saja, maka itu sudah cukup." Karenanya sirah Nabi Muhammad ﷺ sejatinya adalah mukjizat tersendiri. Kita tahu Nabi ﷺ dianugerahi banyak mukjizat; seperti Isrā Mi'rāj, air yang keluar dari tangan beliau, berkah beliau meludahi orang yang sakit kemudian sembuh (sebagaimana 'Ali bin Abi Thālib yang matanya sakit kemudian diludahi oleh Nabi ﷺ lalu sembuh) dan mukjizat abadi dan terbesar, yaitu Al-Qurān. Namun di antara sekian banyak mukjizat tersebut menurut Ibnu Hazm rahimahullāh, sirah Nabi itu adalah mukjizat tersendiri. Barangsiapa yang mempelajari sirah Nabi maka dia akan mendapatkan kejaiban, bagaimana perangai dan akhlak Nabi ﷺ yang sangat luar biasa.*

*Apabila berbicara tentang tokoh-tokoh yang lain, mungkin saja tokoh ini memiliki keunggulan dalam suatu bidang tertentu, tetapi berbeda denga Nabi ﷺ yang hebat dalam segala hal. Jika berbicara tentang kepememimpinan, maka Nabi ﷺ adalah sosok pemimpin yang hebat. Berbicara tentang keberanian maka Nab adalah sosok yang paling pemberani, sampai-sampai 'Ali bin Abi Thālib berkata:*

كُنَّا إِذَا احْمَرَّ الْبَأْسُ، وَلَقِيَ الْقَوْمُ الْقَوْمَ، اتَّقَيْنَا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَمَا يَكُونُ مِنَّا أَحَدٌ أَدْنَى مِنَ القَوْمِ مِنْهُ

*“Kami jika dalam kondisi serangan musuh yang sangat kuat, kaum muslimin telah bertemu dengan musuh, maka kamipun berlindung di belakang Nabi ﷺ, tidak seorangpun dari kami yang lebih dekat kepada musuh dari pada Nabi ﷺ "* (HR Ahmad no 1347 dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, dishahihkan oleh Al-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi, dan juga dishahihkan oleh Ahmad Syakir)

*Perhatikanlah, pengakuan ini bukanlah diucapkan oleh sembarang orang, akan tetapi diucapkan oleh Ali bin Abi Thālib yang dikenal sangat pemberani. Itupun beliau berlindung di belakang Nabi*

*Di dalam perang Hunain, suatu ketika saat para shāhabat diserang musuh, tiba-tiba Nabi ﷺ langsung menyeruak maju ke depan. Dalam hal keberanian, Nabi ﷺ tidak ada duanya. Belum lagi akhlak dan perangai beliau. Apabila Anda ingin mencari siapa sosok teladan ayah terbaik di muka bumi ini, maka Nabi ﷺ adalah ayah terbaik.*

*Apabila Anda ingin mencari siapa sosok suami terbaik, maka lihatlah perikehidupan Nabi sebagai sosok suami terbaik. Keadaan beliau ﷺ sungguh sangat menakjubkan. Dalam segala hal, baik sebagai seorang ayah, suami, kepala negara, mufti, teman dan selainnya, maka Nabi ﷺ adalah pribadi yang menakjubkan, kesemuanya adalah mukjizat.*

*Oleh karena itu, Nabi ini bukanlah sembarang tokoh. Beliau adalah tokoh dan figur yang sangat luar biasa istimewa dan spesial. Pribadi yang sangat diagungkan dan dimuliakan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.*

Nabi ﷺ pernah bersabda :

 أَنَا سَيِّدُ وَلَدِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلا فَخْرَ

*"Aku adalah pemimpin seluruh anak Ādam pada hari kiamat dan aku tidak sombong."* (HR At-Tirmidzi no 3148 dari hadits Abu Sa'id Al-Khudri dan syahidnya HR Muslim no 2278 dari Abu Hurairah)

*Inilah tokoh yang sangat mulia, Rasūlullāh Muhammad bin Abdillah*

*Maka alangkah benarnya perkataan Ibnu Hazm di atas, "Barangsiapa yang mempelajari sirah Nabi maka dia akan memeluk Islam, karena jika ia mempelajari dengan sebaik-baiknya maka dia pasti yakin bahwa Muhammad adalah Rasūlullāh (utusan Allāh Subhānahu wa Ta'āla).*"

*Ada satu contoh yang mungkin menurut kita suatu hal yang sepele dan remeh, yaitu tentang adab dan etika makan Nabi sebagaimana disebutkan oleh shāhabat:*

إِن اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

*"Jika beliau suka dengan suatu makanan maka beliau makan, dan sebaliknya apabila beliau tidak suka dengan suatu makanan, maka beliau biarkan (tidak dikomentari)"*

*Adab Nabi ﷺ terhadap makanan ini memang tampak sepele dan remeh. Beliau ﷺ apabila di hadapannya ada makanan, jika suka  beliau makan dan jika tidak suka beliau tinggalkan, tidak pernah beliau berkomentar atau mengeluhkannya. Al-Imām Nawawi rahimahullāh Ta'āla mengatakan:*

*"Yaitu, Rasūlullāh ﷺ tidak pernah mencela makanan.* Dalam sebuah hadits disebutkan :

مَا عَابَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ، كَانَ إِذَا اشْتَهَى شَيْئًا أَكَلَهُ، وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

*"Rasūlullāh ﷺ tidak pernah mencela makanan sedikitpun. Apabila beliau suka, beliau makan dan apabila beliau tidak suka, beliau tinggalkan."* (HR Muslim no 2064)

*Nabi ﷺ tidak pernah mencela makanan sama sekali. Imām Nawawi dalam Syarh Shahīh Muslim menerangkan bahwa Nabi tidak pernah mengomentari makanan dengan mengatakan: "ini terlalu manis" atau "ini terlalu asin" atau "ini kurang enak" atau "ini terlalu panas" atau "ini terlalu dingin".*

*Siapakah gerangan diantara kita yang bisa seperti ini? Yaitu tidak pernah mengomentari makanan. Kita umumnya senang mengomentari makanan. Bisakah kita diam dan tidak berkomentar tentang makanan dalam waktu sebulan saja? Jangankan makanan yang kita beli, makanan yang gratis pun terkadang kita komentari, terlebih lagi makanan yang kita beli dan dengan harga mahal. Namun Nabi ﷺ tidak pernah mengomentari makanan, bahkan walaupun beliau terjebak dalam kondisi yang seharusnya beliau bisa berkomentar. Sebagaimana dalam hadits ketika Khālid bin al-Walid radhiyallāhu 'anhu suatu ketika sedang bersama Nabi dan dihidangkan seekor dhabb (kadal padang pasir) yang dimasak dengan kuahnya. Khālid bin Walid makan dengan lahapnya, sampai-sampai disebutkan kuah dari daging dhabb tersebut mengalir di jenggot beliau.*

*Hukum dhabb (kadal padang pasir) ini halal. Namun Nabi ﷺ tidak menggerakkan tangannya sama sekali karena beliau memang tidak suka, sehingga beliau tinggalkan. Hal ini menyebabkan  Khālid bin al-Walid heran, sementara beliau begitu lahap memakannya.*  Lantas beliau bertanya:

أَحَرَامٌ هُوَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟

*"Ya Rasūlullāh, apakah dhabb hukumnya haram?",*

*yaitu seakan-akan beliau beliau bertanya : "Kenapa Anda tidak memakannya?"*

*Apabila kita dalam posisi sebagai Nabi, mungkin kita akan mengatakan: "Saya ini Nabi, tidak sepatutnya dihidangkan kadal, seharusnya minimal sapi atau kambing atau unta."*

*Tetapi Nabi ﷺ tidak demikian. Ketika beliau dihidangkan kadal dan beliau tidak menyukainya, maka beliau menjawab dengan komentar yang indah dan sedikitpun tidak mencela makanan tersebut. Beliau mengatakan:*

لَا، وَ لكِنَّهُ لَمْ يَكُنْ بِاَرْضِ قَوْمِي فَاَجِدُنِي اَعَافُهُ

*"Tidak, hanya saja makanan ini tidak ada di kampungku. Saya tidak biasa memakannya karena itu tidak saya makan."* (HR Al-Bukhari no 5391 dan Muslim no 1945)

*Beliau tidak berkata macam-macam dan mencela makanan tersebut.  Jika kita perhatikan perangai beliau yang tampak remeh ini, sebenarnya ini termasuk mukjizat. Apakah ada orang yang tidak pernah mengomentari dan mencela makanan? Hampir mustahil ada orang seperti ini.*

*Siapa saja yang mau memperhatikan hadits-hadits Nabi ﷺ, niscaya dia akan mengetahui bahwa sesungguhnya Muhammad itu adalah Nabi dan utusan Allāh. Ini hanya salah satu contoh kecil. Tidak pernah seumur hidupnya beliau mencela makanan, mengomentari, "Ini terlalu manis", "Ini terlalu asam", "Ini terlalu asin", atau "Ini terlalu kering". Hal ini merupakan perkara yang luar biasa.*

*Ini menunjukkan bahwa orang yang memperhatikan satu poin ini saja, yang tampaknya sederhana dan remeh, bisa menjadikannya yakin bahwasanya Muhammad bin Abdillah itu memang utusan Allāh Subhānahu wa Ta'āla. Dan alangkah benarnya perkataan Ibnu Hazm rahimahullāh di atas : "Barangsiapa yang memperhatikan sirah Nabi ﷺ yang merupakan mukjizat tersendiri maka pasti dia yakin bahwasanya Muhammad adalah utusan Allāh Subhānahu wa Ta'āla"*

 

Kota Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam-, 02-01-1439 H / 22-09-2017 M
Abu Abdil Muhsin Firanda
www.firanda.com

https://firanda.com/index.php/16-kajian/sirah/1168-sirah-nabi-2-sirah-nabi-adalah-mukjizat